Laman

Powered By Blogger

Selasa, 24 Mei 2011

Berwisata Sejarah di candi sambi sari ( id9 )

Anda ingin berwisata sekaligus menikmati peninggalan sejarah.. Nah inilah kesempatan untuk Anda mengunjungi  Candi sambisari yang  terletak di desa Sambisari, kelurahan Purwomartani, kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, kira-kira 12 km dari Pusat kota Yogyakarta atau 1 km setelah  melewati jalan masuk ke Bandara Adisutjipto; anda akan menemui petunjuk arah Candi Sambisari 3km.
Nama Sambisari adalah nama sebuah daerah dengan areal persawahan yang subur di Daerah Istimewa Yogayakarta dimana candi itu berada. Untuk mencapai lokasi candi yang terletak sekitar 12 km ke arah timur dari kota Yogyakarta di sebelah utara dari jalan utama antara Yogyakarta dan Solo, dapat ditempuh dengan naik bus jurusan Yogya-Solo sampai kilometer 10 dimana terdapat papan penunjuk jalan menuju candi. Dari tepi jalan besar ini, perjalanan masih sekitar 2 km lagi yang dapat ditempuh dengan naik alat transportasi lokasl, seperti ojek atau dokar/sado.
Candi ini pertama kali ditemukan pada Juli 1966, yakni ketika seorang petani yg sedang mencangkul sebuah bagian batu candi yang berukir. Setelah melalui penelitian ternyata temuan tanpa sengaja tersebut merupakan bagian kecil dari sebuah gugusan candi yg terpendam hingga kedalaman 6,5m di dalam tanah yg merupakan endapan lahar vulkanis dari Merapi.Candi Sambisari adalah candi yang sangat unik, candi ini terletak 6,5 meter di bawah permukaan tanah.Itu sebabnya, sering juga candi Sambisari disebut sebagai candi bawah tanah. Tetapi sebagian ahli arkeo-logi memperkirakan dulunya situs candi ada di atas permukaan tanah, seperti halnya candi-candi yang lainnya. 
 
Candi ini dibangun pada abad ke-10. Karena letusan Gunung Merapi di tahun 1006, daerah di sekitar ini tertutup oleh bahan-bahan yang berasal dari gunung berapi.
Bangunan candi utama yang terbesar memiliki ketinggian 7,5 meter dan berbentuk bujur sangkar yang berukuran 15,65 x 13,65m pada bagian bawah candinya, sedang badan candi berukuran 5 x5m.
Diperkirakan kompleks candi bisa lebih luas jika diadakan penggalian lebih lanjut, tetapi dikhawatirkan tidak dapat menyalurkan air untuk dibuang karena posisinya lebih rendah daripada sungai yang ada di sebelah baratnya. 

Pintu masuk ke dalam kompleks candi Sambisari terdapat di keempat sisi bujur sangkar dengan menuruni tangga.sup by :( http://noenkcahyana.blogspot.com/ )




Kamis, 05 Mei 2011

..Kesejukan Pantai Kwaru ( id 8)

Anda bosen dengan pantai yang panas, Nahh...Pantai Kwaru adalah solusi yang menarik, Pantai yang indah nan sejuk, pantai yang terletak di Dusun Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, DIY ini sayang jika dilewatkan.Tidak seperti kebanyakan pantai yang gersang dengan udara panas menyengat, di pantai ini tumbuh banyak pohon akasia dan pohon cemara. Pepohonan ini memang sengaja ditanam untuk megurangi abrasi yang dari tahun ke tahun semakin parah.


Sembari duduk dibawah teduhnya pohon akasia dan pohon cemara udang, kita bisa menikmati keindahan pantai sembari merasakan terpaan angin yang membelai tubuh kita. Pucuk-pucuk pohon melambai diterpa angin pantai. Pohon-pohon yang tumbuh subur menjadikan pantai Kuwaru ini terasa nyaman dan sejuk. Letak pepohonan ini lebih tinggi dari hamparan pantainya. Dengan posisi yang lebih tinggi ini, kita dapat menikmati keluasan pantai, deburan ombak, aktivitas para nelayan, atau orang-orang yang bermain di tepi pantai dengan lebih leluasa. Kita pun tidak perlu takut kepanasan.

Selain itu di pantai ini juga terdapat Tempat Pelelangan Ikan. Sepertinya pantai ini meniru konsep Pantai Depok sebagai pusat kuliner laut. Kami membeli 6 kg ikan cakalang seharga Rp 84.000 dan satu ikan Tuna seharga Rp 20.000. Ikan yang telah dibeli dapat dimasak di warung-warung makan dengan biaya Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per kg.

Saat berkeliling seputar Pantai Kuwaru nampak beberapa fasilitas umum tengah dibangun, seperti toilet dan mushalla. Selain itu ada pula kolam renang kecil yang ditujukan bagi anak-anak. Pantai Kuwaru sedang bangkit untuk menjadi pantai pariwisata. Saat ini ada sekitar 8 warung kuliner dan 100 kios kecil. Dipastikan jumlahnya akan bertambah, seiring meningkatnya popularitas Pantai Kuwaru.

Menguak Keindahan Goa Cerme (id7)

Goa Cerme terletak di dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul mempunyai panjang lorong kurang lebih 1.200 meter.Letaknya berkisar dari kota Yogyakarta ± 22 Km dan mudah dicapai oleh segala macam kendaraan. Keindahan Goa ini memiliki  pemandangan dalam goa yang unik dan menarik dengan Stalaktit dan Stalakmit serta aliran air jernih yang di beberapa tempat mencapai kedalaman 1 meter merupakan obyek wisata alam yang cukup menarik untuk dikunjungi.Untuk mencapai gua, terdapat tangga setinggi 759 m.

Dengan Stalaktit dan Stalakmit yang indah dan unik dengan aliran air yang jernih dan sejuk, pengunjung akan merasa senang dan santai menyusuri lorong - lorong goa, dengan begitu segala kepenatan akibat kesibukan dan rutinitas kehidupan dapat sirna begitu saja. Para pengunjung yang bermaksud memasuki goa, sebaiknya menghubungi juru kunci agar memperoleh keterangan dan panduan yang benar.


Goa ini termasuk goa yang panjang dan dalam. Lantai goa digenangi oleh air tanah dengan rata rata kedalaman air sekitar 1 hingga 1,5 meter. Goa ini terdiri dari banyak ruangan, seperti panggung pertemuan, air zam zam, mustoko, air suci, watu kaji, pelungguhan / paseban, kahyangan, grojogan sewu, air penguripan, gamelan, batu gilang, lumbung padi, gedung sekakap, kraton, panggung, goa lawa dan watu gantung. 

Goa  ini dahulu merupakan tempat pertemuan yang dipergunakan oleh Walisongo pada awal penyebaran agama Islam di pulau Jawa’. “Cerme” berasal dari kata “Ceramah”, yaitu ceramah yang dilakukan oleh Walisongo dan para pengikutnya pada waktu merencanakan pendirian Masjid Agung di Demak.


Rabu, 04 Mei 2011

Jelajah di Goa Selarong ( id6)

Goa ini  ini berlokasi sekitar 14 km arah utara Yogyakarta, tepatnya di desa KembangPutihan, Guwosari,Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dan berada di puncak bukit yang ditumbuhi banyak pohon jambu biji yang merupakan ciri khas dari objek tersebut.
Pada zaman dahulu Goa Selarong merupakan markas besar dari laskar pangeran Diponegoro, dalam perjuangan melawan pemerintah Belanda antara tahun 1825-1830.beliau pindah ke Goa Selarong setalah rumahnya di Tegalrejo diserang dan dibakar habis oleh Belanda. Saat ini goa ini menjadi salah satu obyek wisata peningalan sejarah dengan pemandangan alam yang indah serta cocok untuk digunakan sebagai bumi perkemahan.
Gua Selarong terletak di deretan pegunungan kapur yang sejuk karena ditumbuhi oleh pepohonan rindang. Dalam kompleks wisata Gua selarong ini terdapat sejumlah obyek wisata yang bisa Anda nikmati. Begitu masuk area wisata ini, Anda akan melihat hamparan luas sebuah pelataran yang juga digunakan sebagai area parkir. Di sini Anda juga akan menemukan sebuah patung Pangeran Diponegoro di atas kuda dan juga peta lokasi tempat wisata tersebut.
Di sekitar Gua Selarong terdapat sentra kerajinan kayu yang menghasilkan patung, topeng dan lain-lain. Pemerintah Kabupaten Bantul sedang mengembangkan kawasan Gua Selarong sebagai objek agrowisata dengan tanaman jambu biji

Senin, 02 Mei 2011

Pesona Kebun Buah Mangunan ( id 5 )

Kebun Buah Mangunan terletak perbukitan di wilayah Desa Mangunan Kecamatan Dlingo. Kawasan tersebut berada sekitar 20 Km arah selatan kota Yogyakarta pada ketinggian sekitar 250 mdpl dan hawanya sangat sejuk. Dari tempat ini kita dapat melihat pemadangan alam pegunungan yang indah di sekitarnya, dan ditengah kawasan tersebut terdapat cekungan mata air, serta disekitarnya merupakan perbukitan dengan beragam kemiringan lereng, yang saat ini telah penuh dengan berbagai macam tanaman buah-buahan yang sudah berbuah. Jenis buahan yang ada di kebun buah Mangunan, antara lain: Mangga, durian, rambutan, jeruk, jambu air, belimbing, dan lain-lain. 
Sungguh tempat ini sangat cocok bagi yang ingin berwisata keluarga, pertemuan (meeting), pelatihan, wisata pendidikan lingkungan, outbond, dan lain-lain. Dalam perkembangannya kini Kebun buah Mangunan kian menawan, dengan ditingkatkannya berbagai fasilitas untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, antara lain kolam renang, jalan setapak, ruang pertemuan, penginapan, gazebo, lokasi parkir, kantin dan berbagai fasilitas yang lain. Infrastruktur jalan untuk menuju lokasi kebun buah juga sudah sangat bagus, sehingga pngunjungpun bisa langsung sampai ke lokasi kebun buah.
 Fasilitas yang ada di lokasi ini antar lain adalah: kantor manajemen, penginapan/homestay (ada 3 rumah penginapan yang disiapkan), gedung pertemuan, kolam renang, kolam ikan, jalan setapak, MCK dan mushola. Jika kita menginginkan untuk berkemah pun disini juga disediakan area untuk camping ground. Demikian pula fasilitas untuk kegiatan yang saat ini sedang banyak diminati, yaitu Outbond.
Puncak terindah di Kebun Buah Mangunan ini ada di bukit sebelah selatan, dari lokasi parkir utama masih harus jalan turun ke lembah, tempat peternakan sapi dan kolam ikan serta kolam renang, lalu harus menanjak lagi di bukit yang selatan ini. Untuk mobil yang agak besar sepertinya akan kesulitan untuk naik ke puncak bukit yang ini, karena tanjakan dan tikungannya lumayan tajam. Motor yang kondisinya tidak fit juga tidak disarankan dibawa naik kesin  Bagi yang ingin berkunjung untuk mengunjungi tempat ini cukup mudah, apabila dari arah kota Yogyakarta, langsung menuju Jalan Imogiri Timur, setelah sampai di Kecamatan Imogiri kemudian mengambil jalur Imogiri Dlingo, maka sekitar Km 5 akan menjumpai Balai Desa Mangunan, dan disitu ada petunjuk arah ke lokasi Kebun Buah. Sungguh kebun buah ini bisa menjadi wisata andalan di Kabupaten Bantul. Selamat berkunjung ke Kebun Buah Mangunan.( http://www.bantulkab.go.id/ )